KONDISI EKONOMI,KEUANGAN,KEPENDUDUKAN KANADA DAN PERU

EKONOMI, KEUANGAN DAN KEPENDUDUKAN DI KANADA

A.    Ekonomi
Kanada memiliki sistem ekonomi yang hampir sama dengan Amerika yakni berorientasi pasar, pola produksi dan standar kehidupan yang mapan. Kanada menempati urutan kesebelas ekonomi terbesar dunia pada tahun 2011 dengan nominal GDP US$ 1,74 juta. Kanada merupakan anggota Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) dan G8, serta merupakan salah satu dari sepuluh negara-negara dagang utama dengan ekonomi yang sangat global. Kanada menganut sistem ekonomi campuran dengan peringkat di atas Amerika dan  negara-negara paling barat Eropa menurut index Heritage Fondation tentang kebebasan ekonomi. Negara-negara pengimpor barang-barang Kanada terbesar adalah Amerika Serikat, Inggris dan Jepang.

Beberapa tahun terakhir, pertumbuhan sektor manufaktur, sektor pertambangan dan sektor pelayanan Kanada telah mengubah negara ini dari yang sebagian besar menganut ekonomi pedesaan ke arah yang lebih maju dan industrial. Seperti negara Dunia Ketiga lainnya, perekonomian Kanada didominasi oleh industri jasa yang mempekerjakan tiga perempat dari banyaknya tenaga kerja yang ada di negara itu.
Melalui kerjasama NAFTA (North America Free Trade Area), integrasi ekonomi Kanada dengan Amerika Serikat telah meningkat secara signifikan. Kanada menikmati surplus perdagangan yang besar dengan Amerika Serikat, yang menyerap hampir 80% ekspor Canada setiap tahun. Canada adalah supplier energi asing yang terbesar bagi Amerika Serikat termasuk minyak, gas, uranium, dan tenaga listrik. Dengan sumber daya alam yang besar, tenaga kerja terampil dan pabrik-pabrik yang modern, Kanada telah menikmati pertumbuhan ekonomi yang solid, dan manajemen fiskal yang baik dengan menghasilkan anggaran belanja yang berimbang secara berturut-turut dari 1997 sampai 2007.

B.     Keuangan
Selama 40 tahun terakhir peran lembaga keuangan serta pentingnya sektor keuangan di Kanada mengalami pertumbuhan yang pesat. Contohnya saja kewajiban keuangan telah meningkat drastis terhadap PDB dan volume perdagangan. Sistem keuangan Kanada terdiri dari lembaga keuangan, seperti bank dan serikat kredit; pasar keuangan, dan sistem pembayaran. Hal itu merupakan penghubung dimana tabungan  dapat menjadi sebuah investasi. Sebuah sistemkeuangan yang stabil sangat diperlukan karena  hal itu penting untuk  perekonomian Kanada.

Salah satu lembaga keuangan yang mengatur sistem keuangan di Kanada adalah Bank of Canada (BoC). BoC bukan merupakan bagian dari Departemen Pemerintah tetapi merupakan Departemen khusus yang merupakan perpanjangan tangan dari Pemerintah. Secara internal, BOC merupakan milik pemerintah (dibawah pengawasan dari menteri Keuangan). BoC mulai beroperasi pada tanggal 11 Maret 1935 setelah disahkan oleh UU BoC. BoC mulai beroperasi pada tanggal 11 Maret 1935 setelah disahkan oleh UU BoC. Saat terjadinya perang dunia kedua, BoC memegang peranan penting dalam mengatasi masalah keuangan di Kanada. Saat berakhirnya perang dunia kedua, BoC memegang peranan penting dalam mengatasi masalah keuangan di Kanada. Setelah perang usai, BoC diberi perintah untuk juga meningkatkan pertumbuhan perekonomian di Kanada.BoC membuat sejumlah kebijakan yang mengacu pada kebijakan anti inflasi, dan sejak tahun 1980, target inflasi serendah mungkin merupakan prioritas utama dari BoC. Prinsip dari Bank of Canada seperti tertuang dalam UU Bank of Canada adalah meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan keuangan di Kanada. BoC memiliki beberapa misi dalam menjalankan tugasnya, yaitu bertanggung jawab untuk menjaga angka inflasi tetap stabil dan serendah mungkin, menjaga nilai mata uang dan stabilitas keuangan dan melakukan manajemen efisiensi atas hutang dari pihak pemerintah dan swasta.

C.    Kependudukan
Penduduk asli Kanada ialah mereka yang pertama kali tinggal dan menetap di Kanada. Konstitusi tahun 1982 mengakui tiga golongan utama penduduk asli Kanada yaitu: bangsa pertama (Indian), Orang Inuit (Eskimo) yang merupakan kelompok-kelompok penduduk asli Kanada dan kelompok Metis yang muncul setelah periode kolonialisasi yang terjadi di Kanada.  Hingga tahun 2011 tercatat jumlah penduduk Canada mencapai 34,4 juta orang dimana penduduk tersebut terdiri dari 28% berasal dari Inggris, 23% berasal dari Perancis, 15% dari bagian negara Eropa yang lain, 6% dari Asia/Arab/Afrika, dan sisanya merupakan campuran dari bebagai negara di dunia.
Penduduk Kanada pada dasarnya menggunakan dua bahasa dalam kegiatan sehari-harinya yakni bahasa Inggris dan bahasa Perancis. Sebagian besar (75 persen) penduduk Kanada yang berbahasa Perancis tinggal di provinsi Quebec, terletak di bagian timur Kanada; namun masih banyak masyarakat yang berbicara bahasa Perancis dimana-mana. Berdasarkan sensus tahun 1991, Perancis adalah bahasa ibu dari 82 persen penduduk Quebec dan digunakan di rumah oleh 83 persen penduduk Quebec.
Meskipun merupakan negara terbesar kedua di dunia Kanada dalam luas wilayah, kepadatan penduduknya hanya 3,2 orang per-meter persegi dan merupakan luar biasa rendah jika dibandingkan dengan beberapa negara lainnya. Sekitar 80% persen orang-orang Kanada tinggal kurang lebih 200 Km dari Amerika Serikat. Bagian penduduk terpadat di Kanada ialah lembah danau-danau besar-sungai Saint Lawrence di timur.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa sistem perekonomian Kanada hampir sama dengan yang dianut oleh Amerika terutama dalam hal pasar, pola produksi dan standar kehidupan yang mapan. Kanada menganut sistem perekonomian campuran dan didominasi oleh industri jasa. Mengenai keuangan, sistem keuangan Kanada terdiri dari lembaga keuangan, seperti bank dan serikat kredit; pasar keuangan, dan sistem pembayaran. Salah satu lembaga keuangan Kanada ialah Bank of Canada yang merupakan perpanjangan tangan dari Pemerintah. Terakhir mengenai kependudukan, Kanada terdiri dari tiga penduduk asli yaitu bangsa pertama (Indian), Orang Inuit (Eskimo) dan kelompok Metis. Dalam kegiatan sehari-harinya sebagian besar penduduk Kanada menggunakan dwibahasa yakni Perancis dan Inggris.


KEADAAN PENDUDUK NEGARA PERU

Pada tahun 2005, jumlah penduduk negara Peru 27,22 juta jiwa. Pada tahun yang sama, jumlah penduduk yang mendiami ibu kota negara Peru yaitu lima, sebanyak 7.816.700 jiwa. Lebih lanjut, sebanyak 41 % penduduk yang mendiami negara Peru merupakan suku Indian. Sebanyak 36 % penduduk yang mendiami negara Peru merupakan campuran antara Indian dan Eropa.
Kemudian, sebanyak 19 % penduduk yang mendiami negara Peru merupakan orang yang berkulit putih. Sedangkan, sisanya yaitu 4 % merupakan penduduk dengan etnis yang lain.
Penduduk di negara Peru sebagian besar menempati wilayah pedesaan di negara tersebut, yang terbagi ke dalam 70 etnis asli negara Peru. Pada daerah Andean terdapat lima etnis asli dan dua etnis yang paling besar yaitu etnis Quechuas dan Aymaras. Sedangkan, di sepanjang sungai Amazon, terdapat 65 etnis asli negara Peru yang dinamakan dengan etnis Conapa.
Penduduk di negara Peru ini tinggal dalam kelompok – kelompok yang kecil. Pada daerah Andean, kelompok – kelompok kecil ini dinamakan dengan Communidades Compensinas. Kemudian, di daerah Amazon, kelompok – kelompok kecil ini dinamakan dengan Communidades Nativas.
Sebagian besar penduduk negara Peru ini merupakan orang – orang yang memiliki status ekonomi yang rendah dan terbelakang. Kelompok – kelompok ini merupakan sub – sub dari suku yang dinamakan dengan Ayllus. Masing – masing kelompok memiliki ketua sendiri –sendiri dan sistem hukum yang telah ada, jauh sebelum kedatangan bangsa Spanyol ke daerah tersebut. Lebih lanjut, agama yang dianut oleh penduduk negara Peru, sebanyak 96 % menganut agama Katolik.




KEADAAN EKONOMI NEGARA PERU

Keadaan perekonomian negara Peru mengandalkan pada kegiatan pertanian dan pertambangan tradisional. Taraf kehidupan ekonomi negara Peru berada pada urutan menengah di antara negara – negara yang terletak di Amerika Latin. Meskipun terletak diurutan menengah, namun negara Peru ini kaya akan hasil tambang.
Kekayaan hasil tambang negara Peru ini telah menjadikannya sebagai salah satu dari 12 negara yang kaya akan hasil tambang. Bahkan, negara Peru ini juga bisa melakukan swasembada minyak bumi. Selain, kaya akan tambang, negara Peru ini merupakan penghasil utama untuk bubuk ikan dan minyak ikan.
Hutan yang berada di negara Peru ini memiliki luas 77,10 juta hektar. Hal tersebut menyebabkan 58 % negara Peru tertutup oleh hutan, dan menempati urutan kedua sebagai negara yang banyak hutan, setelah negara Brazil. Lebih lanjut, negara Peru ini juga kaya akan tenaga air.
Dengan keadaan ekonomi yang demikian. Di mana negara Peru merupakan salah satu negara yang kaya akan hasil tambang. Bahkan, negara ini juga mampu melakukan swasembada minyak bumi


Komentar