SINOPSIS NOVEL ANTARA DUA SISI HATI

Novel Antara Dua Sisi Hati merupakan salah satu novel yang ditulis oleh Ida Gussholach. Nah, bagi anda yang tidak memiliki novel tersebut bisa membaca sinopsis novel tersebut di bawah ini

 A.Identitas Novel
1. Judul Novel                         : Antara Dua Sisi Hati
2. Pengarang                           : Ida Gussholach
3. Penerbit                               : Pyramedia
    Tahun Terbit                        : 2009
4. Jumlah Halaman                 : 148 Halaman
            B.UNSUR INTRINSIK
      1. Tokoh  dan  Penokohan :
a.)     Ibu Guru                                 : Disiplin, Tegas, Perhatian.

b.)     Anggun Pribadi                      : Mandiri ,sopan,pemalu

c.)       Fikri                                       : Baik, tidak pilih – pilih teman

d.)    Popy                                        : Sombong, suka menghina, iri hati

e.)     Fransia                                    : Baik, Cakep, Tidak suka menyerah

f.)     Pak Rahman                            : Suka menasehati anak – anak, Baik

         2.Tema                              : Kepribadian Siswa Yang Baik

         3.   Alur                            :
ð  Mundur
Sejak 3 bulan yang lalu anak – anak sudah mendapat tambahan pelajaran (Halaman 91)
ð  Maju
“Ujian akhir sudah diambang pintu, tinggal 2 bulan lagi” (Halaman 91)

                 4.   Latar                         :

a.)    Tempat                                    :

Ø Jalan Raya “Anggun berjalan ke jalan raya, tempat menunggu angkot” (Halaman 2)

Ø  Kantin Sekolahan “Popy sambil menarik tangan Ali dan membawa ke kantin sekolahan” (Halaman 39)

Ø  Masjid “saat adzan maghrib bergema, Anggun bergegas ke Masjid” (Halaman 41)

Ø  Halaman Sekolah “Sehari sebelum ujian tertulis, semua siswa, guru dan karyawan melakukan do’a akbar di halaman sekolah” (Halaman 95)

Ø  Kebun “Acara perpisahan bertempat di Kebun, di Samping Rumah” (Halaman
120)

b.)    Waktu                                  :

Ø  Siang Hari
“Tepat pukul 13.30 bel tanda pulang telah dibunyikan (Halaman 10)

Ø  Pagi Hari
“Akhirnya sesuai jadwal sekitar pukul setengah 5 pagi, rombongan tiba di SMP 3 Ungaran (Halaman 90)

Ø  Sore Hari
“Setelah waktu menunjukan pukul 15.00, bu Dinda menutup rapat” (Halaman 4)

Ø  Malam Hari
“Setelah waktu menunjukan pukul benar – benar dimanfaatkan seefektif mungkin” (Halaman 45)

c.)    Suasana                                :

Ø  Tegang
“Mendengarkan penjelasan Fransia bahwa ia mewarnai numpang di mobilnya”. Popi semakin panas” (Halaman 68)

Ø  Sejuk
“Kemudian ia menyuruh kedua tamunya duduk di kursi taman yang asri dan menyejukan” (Halaman 61)

Ø  Senang
“Di Rumah, Sambil nyiram tanaman. Anggun tersenyum – senyum sendiri” (Halaman 60)

Ø  Emosi
“Apa sekali – sekali cewek bergiruan perlu ditendang ya?” (Halaman 40)

              5.    Amanat                :


Ø  Tersurat                                   : “Kekayaan jangan membuat hati sombong karena kekayaan hanyalah titipan ilahi yang sifatnya sementara” (Halaman 8)
“Hidup itu hendaknya memiliki manfaat bagi orang lain, sehingga punya nilai tambah” (Halaman 42)

Ø  Tersirat                              : “Carilah ilmu sebanyak mungkin, agar mudah keak mudah untuk mencapai cita – cita, serta belajar harus diimbangi dengan berdo’a”






C. Sinopsis

            Anggun Pribadi,seorang remaja putri yang duduk di bangku SMP kelas IX.Ia pindahan dari sebuah SMP Negeri di Solo.Dikelas IX ini,ia ingin lebih mandiri sehingga bila pulang dan pergi sekolah tidak diantar atau tidak ingin diantar oleh sopirnya.Anggun ingin membiasakan diri dengan kendaraan umum.
            Karena aktif dan kreatif,ia terpilih sebagai kandidat ketua kelas.Namun,akhirnya ia menjadi wakl ketua kelas saja karena jabatan ketua kelas dimenangkan  Fahmi,teman sekelasyang sudah lebih dulu dikenal siswa lain.Amanah ini dilaksanakannya dengan baik.Ia selalu mengajak ketua kelas dan pengurus kelas yang lain melakukan hal-hal yang bias memajukan kelasnya,antara lain menyediakan perlengkapan kebersihan kelas,membentuk regu kebersihan kelas,mengatur jadwal mengepel lantai dan lain-lain.
            Ia memiliki kepribadian yang sangat menawan.Didikan orang tuanya membuatnya menjadi gadis yang taat beribadah,rendah hati,tampil sederhana,peka lingkungan,suka menolong,dan sikap-sikap positif lainya.Ia punmemiliki sikap humoris yang membuat suasana segar.Dan Anggun selalu menggunakan waktu sehari-harinya dengan baik dan bermanfaat.

            Kecantikan dan kepribadiannya membuat seorang siswa bernama Fransia,tertarik padanya.Berbagai cara dillakukan agar Anggun mau menumpang  mobilnya ketika pulang sekolah.Namun,dengan halus dan bijak,ia menolak tawaran tersebut,bukan karena jual mahal,tetapi karena ia tidak ingin berduaan dengan lelaki yang bukan muhrimnya.
            Suatu hari ketika Anggun berada di kantin sekolah,Fransia menyusul.Hal ini membuat hati Popy panas karna Popy sangat menyukai Fransia.Melihat sikap Fransia yang memihak Anggun,Popy menyabut Anggun sebagai “Gadis Murahan”.Hati Anggun panas,hamper ia membungkam mulut Popy namun,tidak jadi karena Fransia justru yang tersinggung akan tuduhan Popy ini,sehingga Fransia menggertak Popy.
            Sebelum pelaksanaan ujian,sekolah menggundang para wali siswa untuk menerima informasi sekitar ujian.Ayah Anggun pun hadir memenuhi undangan tersebut.Di tempat parkir,Ayah Anggun disapa seseorang yang ternyata Ayah Popy.          Betapa amat terkejut Popy,karena Ayah Anggun adalah atasan Ayahnya.Sejak saat itu,sikap popy berubah.
      Setelah berbagai acara yang terkait dengan sekolah selesai,Anggun ingin berkonsertrasi terhadap sekolah yang akan dimasukinya.Namun,tiba-tiba dating surat cinta dari Fransia.
            Akhirnya dengan penuh kesadaran,ia membalas surat Fransia dengan halus dan bijak.Kalimat yang disampaikannya ialah bahwa sebaiknya saat ini mereka bersahabat biasa dulu.Selanjutnya,Anggun  benar-benar berkonsentrasi terhadap sekolah baru yang akan dijalaninya.
            

Komentar